Cite This        Tampung        Export Record
Judul Baratayuda : kabut merah di atas tanah bersimbah / Pitoyo Amrih
Pengarang Pitoyo Amrih
Daruz Armedian (editor)
Penerbitan Yogyakarta : Diva Press, 2024
Deskripsi Fisik 536 hlm.; 20 cm.
ISBN 9786231893833
Subjek Fiksi Indonesia
Abstrak “… sehari kemarin hujan gerimis mengguyur Kurusetra, Uwa Prabu. Pagi hari ini kabut terlihat pekat menyelimut padang itu....” “... kabut…,” hanya kata-kata lirih yang keluar dari orang tua kurus itu. Wajahnya cekung. Matanya buta sejak lahir. Sang Destarastra. Bapak para Kurawa. “… kabut itu merah….” kata seorang kekar yang bicara kepada Destarastra. Bernama Raden Sanjaya. Anak dari Arya Widura, adik Destarastra. Berkata tentang halimun pagi di penglihatan sukmanya yang tampak janggal, yang lamat-lamat berwarna merah darah. “… mengapa kabut itu berwarna merah?” “… entahlah, Uwa Prabu….
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Bukan fiksi atau tidak didefinisikan
Target Pembaca Anak menjelang remaja

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
B014735.1 899.221 3 PIT b Dapat dipinjam Perpustakaan Pusat - Ruang Baca Dewasa Dipinjam
B014735.2 899.221 3 PIT b Dapat dipinjam Perpustakaan Pusat - Ruang Baca Dewasa Tersedia
B014735.3 899.221 3 PIT b Dapat dipinjam Perpustakaan Pusat - Ruang Baca Dewasa Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000015091
005 20260203021900
008 260203################c##########0#ind##
020 # # $a 9786231893833
035 # # $a 0010-0226000006
082 # # $a 899.221 3
084 # # $a 899.221 3 PIT b
100 0 # $a Pitoyo Amrih
245 1 # $a Baratayuda : $b kabut merah di atas tanah bersimbah /$c Pitoyo Amrih
260 # # $a Yogyakarta :$b Diva Press,$c 2024
300 # # $a 536 hlm.; 20 cm.
520 # # $a “… sehari kemarin hujan gerimis mengguyur Kurusetra, Uwa Prabu. Pagi hari ini kabut terlihat pekat menyelimut padang itu....” “... kabut…,” hanya kata-kata lirih yang keluar dari orang tua kurus itu. Wajahnya cekung. Matanya buta sejak lahir. Sang Destarastra. Bapak para Kurawa. “… kabut itu merah….” kata seorang kekar yang bicara kepada Destarastra. Bernama Raden Sanjaya. Anak dari Arya Widura, adik Destarastra. Berkata tentang halimun pagi di penglihatan sukmanya yang tampak janggal, yang lamat-lamat berwarna merah darah. “… mengapa kabut itu berwarna merah?” “… entahlah, Uwa Prabu….
650 # # $a Fiksi Indonesia
700 0 # $a Daruz Armedian (editor)
990 # # $a 025.4951/PC/25
990 # # $a 025.4952/PC/25
990 # # $a 025.4953/PC/25
Content Unduh katalog