Cite This        Tampung        Export Record
Judul Hatta : Jejak yang melampaui zaman / Arif Zulkifli, dkk.
Pengarang Arif Zulkifli, dll.
Penerbitan Jakarta : Tempo, 2010
Deskripsi Fisik xix, 172 hlm.; 23 cm.
ISBN 978-602-481-763-3
Subjek Muhammad Hatta
Pahlawan - Biografi
Abstrak Jika masih hidup, dan diminta melukiskan situasi sekarang, Mohammad Hatta hanya perlu mencetak ulang tulisannya yang terbit pada 1962: “Pembangunan tak berjalan sebagaimana semestinya.... Perkembangan demokrasi pun telantar karena percekcokan politik senantiasa. Pelaksanaan otonomi daerah terlalu lamban sehingga memicu pergolakan daerah”. Demokrasi dapat berjalan baik, menurut Hatta, jika ada rasa tanggung jawab dan toleransi di kalangan pemimpin politik. Sebaliknya, kata dia, “Perkembangan politik yang berakhir dengan kekacauan, demokrasi yang berakhir dengan anarki, membuka jalan untuk lawannya: diktator.” Kisah Muhammad Hatta adalah satu dari empat cerita tentang pendiri republik: Sukarno, Hatta, Tan Malaka, dan Sutan Sjahrir. Diangkat dari edisi khusus Majalah Berita Mingguan Tempo sepanjang 2001-2009, serial buku ini mereportase ulang kehidupan keempatnya. Mulai dari pergolakan pemikiran, petualangan, ketakutan hingga kisah cinta dan cerita kamar tidur mereka.
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Bukan fiksi atau tidak didefinisikan
Target Pembaca Dewasa

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
B014402.1 920.059 8 HAT Dapat dipinjam Perpustakaan Pusat - Ruang Baca Dewasa Tersedia
B014402.2 920.059 8 HAT Dapat dipinjam Perpustakaan Pusat - Ruang Baca Dewasa Tersedia
B014402.3 920.059 8 HAT Dapat dipinjam Perpustakaan Pusat - Ruang Baca Dewasa Tersedia
B014402.4 920.059 8 HAT Dapat dipinjam Perpustakaan Pusat - Ruang Baca Dewasa Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000014757
005 20250811022923
008 250811################e##########0#ind##
020 # # $a 978-602-481-763-3
035 # # $a 0010-0825000022
082 # # $a 920.059 8
084 # # $a 920.059 8 HAT
100 0 # $a Arif Zulkifli, dll.
245 1 # $a Hatta : $b Jejak yang melampaui zaman /$c Arif Zulkifli, dkk.
260 # # $a Jakarta :$b Tempo,$c 2010
300 # # $a xix, 172 hlm.; 23 cm.
520 # # $a Jika masih hidup, dan diminta melukiskan situasi sekarang, Mohammad Hatta hanya perlu mencetak ulang tulisannya yang terbit pada 1962: “Pembangunan tak berjalan sebagaimana semestinya.... Perkembangan demokrasi pun telantar karena percekcokan politik senantiasa. Pelaksanaan otonomi daerah terlalu lamban sehingga memicu pergolakan daerah”. Demokrasi dapat berjalan baik, menurut Hatta, jika ada rasa tanggung jawab dan toleransi di kalangan pemimpin politik. Sebaliknya, kata dia, “Perkembangan politik yang berakhir dengan kekacauan, demokrasi yang berakhir dengan anarki, membuka jalan untuk lawannya: diktator.” Kisah Muhammad Hatta adalah satu dari empat cerita tentang pendiri republik: Sukarno, Hatta, Tan Malaka, dan Sutan Sjahrir. Diangkat dari edisi khusus Majalah Berita Mingguan Tempo sepanjang 2001-2009, serial buku ini mereportase ulang kehidupan keempatnya. Mulai dari pergolakan pemikiran, petualangan, ketakutan hingga kisah cinta dan cerita kamar tidur mereka.
650 # # $a Muhammad Hatta
650 # # $a Pahlawan - Biografi
990 # # $a 025.3857/PC/25
990 # # $a 025.3858/PC/25
990 # # $a 025.3859/PC/25
990 # # $a 025.3860/PC/25
Content Unduh katalog