Cite This        Tampung        Export Record
Judul Dari villa Isola ke Bumi Siliwangi / Sudarsono Katam & Lulus Abadi
Pengarang Sudarsono Katam
Lulus Abadi
Penerbitan Bandung : Pustaka Jaya, 2015
Deskripsi Fisik x, 134 hlm.; 25 cm. :ilus
ISBN 978-979-419-437-9
Subjek Bangunan bersejarah - Bandung
Penelitian Arsitektur
Abstrak Di kilometer 8 Lembangweg - kini Jalan Setiabudhi - di atas lahan 7,5 hektar, berdiri gedung indah seluas 12 ribu meter persegi. Itulah Villa Isola, milik D.W. Berrety, raja media nan flamboyan di Hindia Belanda. Dibangun pada tahun 1932-1933 dengan gaya Streamline Moderne dari Art Deco yang terbilang anyar pada dekade tersebut, bangunan ini masih megah dengan nama Bumi Siliwangi, sebagai bagian dari Universitas Pendidikan Indonesia. Mengapa dinamakan Villa Isola? Apa arti nama itu? Bahkan Hans Dokkum, sekretaris empunya vila, pernah berucap muram: “Isola, di balik dinding luar bangunan yang megah bisa tercium sesuatu yang hampa, tidak adanya kehidupan yang harmonis, juga kebahagiaan keluarga: hanya pameran kekuasaan dan selera.” Apa yang sesungguhnya terjadi di balik kecantikan salah satu ikon Kota Kembang itu? Kematian tragis Berrety sendiri setahun setelah rampungnya villa tersebut menjadi misteri hingga kini.
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Bukan fiksi atau tidak didefinisikan
Target Pembaca Dewasa

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
B014218.1 720.72 SUD d Dapat dipinjam Perpustakaan Pusat - My Library Tersedia
B014218.2 720.72 SUD d Dapat dipinjam Perpustakaan Pusat - My Library Tersedia
B014218.3 720.72 SUD d Dapat dipinjam Perpustakaan Pusat - My Library Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000014573
005 20250205110917
008 250205################e##########0#ind##
020 # # $a 978-979-419-437-9
035 # # $a 0010-0225000002
082 # # $a 720.72
084 # # $a 720.72 SUD d
100 0 # $a Sudarsono Katam
245 1 # $a Dari villa Isola ke Bumi Siliwangi /$c Sudarsono Katam & Lulus Abadi
260 # # $a Bandung :$b Pustaka Jaya,$c 2015
300 # # $a x, 134 hlm.; 25 cm. : $b ilus
520 # # $a Di kilometer 8 Lembangweg - kini Jalan Setiabudhi - di atas lahan 7,5 hektar, berdiri gedung indah seluas 12 ribu meter persegi. Itulah Villa Isola, milik D.W. Berrety, raja media nan flamboyan di Hindia Belanda. Dibangun pada tahun 1932-1933 dengan gaya Streamline Moderne dari Art Deco yang terbilang anyar pada dekade tersebut, bangunan ini masih megah dengan nama Bumi Siliwangi, sebagai bagian dari Universitas Pendidikan Indonesia. Mengapa dinamakan Villa Isola? Apa arti nama itu? Bahkan Hans Dokkum, sekretaris empunya vila, pernah berucap muram: “Isola, di balik dinding luar bangunan yang megah bisa tercium sesuatu yang hampa, tidak adanya kehidupan yang harmonis, juga kebahagiaan keluarga: hanya pameran kekuasaan dan selera.” Apa yang sesungguhnya terjadi di balik kecantikan salah satu ikon Kota Kembang itu? Kematian tragis Berrety sendiri setahun setelah rampungnya villa tersebut menjadi misteri hingga kini.
650 # # $a Bangunan bersejarah - Bandung
650 # # $a Penelitian Arsitektur
700 0 # $a Lulus Abadi
990 # # $a 024.3282/PC/24
990 # # $a 024.3283/PC/24
990 # # $a 024.3284/PC/24
Content Unduh katalog