Cite This        Tampung        Export Record
Judul Surau : Pendidikan Islam tradisional dalam transisi dan modernisasi / Azyumardi Azra
Pengarang Azyumardi Azra
Idris Thaha (editor)
Penerbitan Jakarta : Kencana, 2017
Deskripsi Fisik xlv, 148 hlm.; 21 cm.
ISBN 978-602-422-148-5
Subjek Pesantren - Sumatra Barat
Dakwah Islam - Sumatra Barat
Abstrak Surau, sebagai lembaga pendidikan Islam di Minangkabau, Sumatra Barat, tetap menjadi bagian integral dari collective memory orang-orang Minang secara kesel uruhan. Wacana tentang surau tetap hadir dalam masyarakat Minang, baik di ranah Minangsendiri maupun di rantau. Pembicaraan tentang surau semakin menghangat ketika program otonomisasi daerah mulai diterapkan. Surau, dalam konteks otonomisasi, dipercaya masyarakat Minang dapat membangkitkan batang tarandam, yakni rnelahirkan ulama-ulama besar, seperti pernah dihasilkan surau di masa silam. Buku ini ingin melihat viabilitas surau di tengah ekspansi pesantren di Sumatra Barat—yang sebenarnya telah tumbuh dan berkembang pesat di Pulau Jawa, dalam dasawarsa terakhir. Untuk memperkaya tema bahasan, dalam buku ini juga disertakan makalah-mal
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Bukan fiksi atau tidak didefinisikan
Target Pembaca Dewasa

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
B014201.1 297.734 1 AZY s Dapat dipinjam Perpustakaan Pusat - My Library Tersedia
B014201.2 297.734 1 AZY s Dapat dipinjam Perpustakaan Pusat - My Library Tersedia
B014201.3 297.734 1 AZY s Dapat dipinjam Perpustakaan Pusat - My Library Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000014556
005 20250122093535
008 250122################e##########0#ind##
020 # # $a 978-602-422-148-5
035 # # $a 0010-0125000013
082 # # $a 297.734 1
084 # # $a 297.734 1 AZY s
100 0 # $a Azyumardi Azra
245 1 # $a Surau : $b Pendidikan Islam tradisional dalam transisi dan modernisasi /$c Azyumardi Azra
260 # # $a Jakarta :$b Kencana,$c 2017
300 # # $a xlv, 148 hlm.; 21 cm.
520 # # $a Surau, sebagai lembaga pendidikan Islam di Minangkabau, Sumatra Barat, tetap menjadi bagian integral dari collective memory orang-orang Minang secara kesel uruhan. Wacana tentang surau tetap hadir dalam masyarakat Minang, baik di ranah Minangsendiri maupun di rantau. Pembicaraan tentang surau semakin menghangat ketika program otonomisasi daerah mulai diterapkan. Surau, dalam konteks otonomisasi, dipercaya masyarakat Minang dapat membangkitkan batang tarandam, yakni rnelahirkan ulama-ulama besar, seperti pernah dihasilkan surau di masa silam. Buku ini ingin melihat viabilitas surau di tengah ekspansi pesantren di Sumatra Barat—yang sebenarnya telah tumbuh dan berkembang pesat di Pulau Jawa, dalam dasawarsa terakhir. Untuk memperkaya tema bahasan, dalam buku ini juga disertakan makalah-mal
650 # # $a Dakwah Islam - Sumatra Barat
650 # # $a Pesantren - Sumatra Barat
700 0 # $a Idris Thaha (editor)
990 # # $a 024.3221/PC/24
990 # # $a 024.3222/PC/24
990 # # $a 024.3223/PC/24
Content Unduh katalog