<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000014599</controlfield>
  <controlfield tag="005">20250224101505</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0225000028</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Sejarah Buton yang terabaikan :</subfield>
   <subfield code="b">labu rope labu wana /</subfield>
   <subfield code="c">Susanto Zuhdi</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Susanto Zuhdi</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">xli, 350 hlm.; 21 cm.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
   <subfield code="b">Rajawali Pers,</subfield>
   <subfield code="c">2010</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">959.84</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">959.84 SUS s</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">978-979-769-229-2</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Buton -- Sejarah</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Indonesia -- Sejarah</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Indonesia -- Buton -- Sejarah</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Anggapan bahwa setiap kerajaan yang pernah bekerja sama dengan VOC/Belanda dicap sebagai &quot;pengkhianat&quot;, jalan merupakan pandangan sejarah yang keliru. Oleh karena itukah maka sejarah Buton terabaikan? Dan karena itu pada Buton nyaris dilupakan oleh sejarah Indonesia?&#13;
&#13;
   Buku ini adalah tentang sejarah Buton dalam abad XVII-XVIII, yang memperlihatkan dinamika Buton dalam menghadapi kekuatan-kekuatan seperti Gowa, Ternate, dan VOC/Belanda.&#13;
&#13;
   Membaca buku ini melengkapi pemahaman kita tentang sejarah daerah Indonesia bagian timur khususnya Buton dan melengkapi puzzle tentang sejarah kesulatanan daerah Indonesia yang selama ini pembahasan dalam buku-buku sejarah hanya didominasi Gowa, Ternate dann Tidore. Salah satu bagian yang menarik dalam buku ini adalah dicantumkanya potret-potret tentang kemaritiman Buton dan Budaya asli Buton.</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="008">250224                e          0 ind  </controlfield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">024.3360/PC/24</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">024.3361/PC/24</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">024.3362/PC/24</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
