<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000014426</controlfield>
  <controlfield tag="005">20240902101256</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0924000001</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Buku pintar kebudayaan Tidung :</subfield>
   <subfield code="b">Revitalisasi kebudayaan dan kearifan lokal Tidung yang hampir punah /</subfield>
   <subfield code="c">Muhammad Arbain</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Muhammad Arbain</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Edisi Revisi</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">xviii, 262 hlm.;  20 cm.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Ahmad Zayyadi (Editor)</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Yogyakarta :</subfield>
   <subfield code="b">Pustaka Ilmu,</subfield>
   <subfield code="c">2021</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">306 095 98</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">306 095 98 MUH b</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">978-602-6835-81-9</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Kebudayaan -- Indonesia</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Tidung</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">&quot;Kalimantan Utara merupakan sebuah wilayah yang kental akan tradisi budaya lokal. Salah satu tradisi budaya lokal yang ada di wilayah Kalimantan Utara adalah kebudayaan dan kearifan lokal masyarakat Tidung. Saya sebagai Walikota Tarakan sangat mengapresiasi terbitnya Buku Pintar Kebudayaan Tidung ini. Muhammad Arbain adalah satu-satunya putra daerah yang telah berhasil menuliskan secara lengkap mengenai kebudayaan dan kearifan lokal masyarakat Tidung. Semoga karya ini dapat menjadi literatur pada kajian penelitian selanjutnya, dan juga sebagai wujud eksistensi Masyarakat Tidung di Kalimantan Utara.&quot;&#13;
-Ir. Sofian Raga, M.Si&#13;
(Walikota Tarakan, Kalimantan Utara periode 2015-2019)&#13;
&#13;
   &quot;Buku Pintar Kebudayaan Tidung merupakan buku bacaan wajib masyarakat Kalimantan Utara khususnya Kota Tarakan.Muhammad Arbain adalah satu-satunya putra daerah yang telah berhasil menuliskan secara lengkap mengenai kebudayaan dan kearifan lokal masyarakat Tidung. Saya selaku dosen sastra dan bahasa Indonesia Universitas Borneo Tarakan sangat mengapresiasi tinggi atas terbitnya masterpiece Tidung dari tangan seorang penulis muda penuh karya ini.&quot;&#13;
-MuhammadThobroni&#13;
(Penulis BukuSungai Kayan dan Dosen Bahasa IndonesiaUBT)</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="008">240902                e          0 ind  </controlfield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">024.2834/PC/24</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">024.2835/PC/24</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">024.2836/PC/24</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
