02684 2200385 4500001002100000005001500021035002000036001002100056005001500077035002000092245006000112100002200172300002600194700003100220260003700251082001100288084001700299020001800316650001600334520164400350008004101994250001102035990002102046990002102067990002102088990002102109990002102130990002102151990002102172990002102193990002102214990002102235990002102256990002102277INLIS00000000001430220231120105011 a0010-1123000035INLIS00000000001430120231120104740 a0010-11230000341 aGENRE BAHASA MEDIA :bLiterasi bahasa di panggung media0 aDadang S. Anshori axii, 306 hlm.; 25 cm.0 aAdryana Putri (Ilustrator) aBandung :bRefika Aditama,c2022 a302.23 a302.23 DAD g a9786236232774 aMedia Massa aBuku Genre Bahasa Media ini merupakan bagian dari ikhtiar mengukuhkan pentingnya kajian lintas disipliner dalam bidang linguistik dan komunikasi. Bahasa dan media menjadi kajian penting yang harus dipahami para pembelajar bahasa, pendidikan, media, komunikasi, dan ilmu sosial peneliti, dosen, guru, pengamat, mahasiswa, dan masyarakat luas niscaya membutuhkan kehadiran buku ini. lainnya. Secara empiris, saat ini telah terjadi perubahan arah pemikiran tentang pentingnya jalan baru lintas disiplin dalam banyak kajian. Interdisipliner bukan sekadar perlu, tetapi menjadi kecenderungan ilmu pengetahuan di masa mendatang. Secara umum, buku ini membahas masalah genre bahasa di media, baik cetak, elektronik, maupun siber, serta keragaman bahasa media berdasarkan dimensinya secara aktual. Perkembangan media, terutama dipengaruhi teknologi informasi, menyebabkan terjadinya dinamika dalam bahasa (ekspansi dan kompresi), termasuk fungsi bahasa yang semakin simbolis, akibat tidak hadirnya komunikator dan komunikan secara tatap muka dalam sebuah peristiwa. Bahasa akan berekspansi mengiringi penyebaran informasi ke seluruh dunia. Pada sisi lain, bahasa juga akan mengalami kompresi karena keterbatasan ruang (space) media dalam menyajikan informasi. Bahasa diperas, dibatasi, dan ditekan ruang eksplorasinya karena sempitnya ruang yang tersedia. Bahasa benar-benar menjadi penopang berdirinya media, sebagaimana pepatah orang Mongolia "Heltei bol hultei" (apabila kamu memiliki bahasa, berarti kamu memiliki kaki). Bahasan yang luas pada buku ini memungkinkan banyak pihak terlibat aktif dalam masalah bahasa dan media sehingga ilmuwan,231120 g 0 ind  aCet. 1 a023.2458/PC/2023 a023.2459/PC/2023 a023.2460/PC/2023 a023.2458/PC/2023 a023.2459/PC/2023 a023.2460/PC/2023 a023.2459/PC/2023 a023.2458/PC/2023 a023.2460/PC/2023 a023.2460/PC/2023 a023.2458/PC/2023 a023.2459/PC/2023