01983 2200361 4500001002100000005001500021035002000036245004400056100002400100250001100124300002300135700003200158700002900190260003300219082001200252084001800264020002200282650002400304520100000328008004101328990002101369990002101390990002101411990002101432990002101453990002101474990002101495990002101516990002101537990002101558990002101579990002101600INLIS00000000001416720231005024318 a0010-10230000021 aMENJADI REMAJA PEREKAT PERSATUAN BANGSA0 aAhmad Sidiq Purnomo aCet. 1 ax, 122 hlm.; 21 cm0 aM. Ridha Basri (Penyunting)0 aEdy Suyanto (penyunting) aBandung :bNusa Media,c2020 a305.235 a305.235 AHM m a978-602-6913-87-6 aPemuda -- Indonesia aGenerasi muda memiliki posisi dan peran yang sangat vital dalam kehidupan kebangsaan Indonesia. Hal ini didasarkan pada peran pemuda seperti yang dimuat dalam UU RI No. 40 tahun 2009 tentang Kepemudaan yang berbunyi pemuda berperan aktif sebagai kekuatan moral, kontrol sosial, dan agen perubanan dalam segala aspek pembangunan nasional. Pemuda menjadi salah satu kunci terlahirnya negara Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan di atas kemajemukan bangsa Indonesia. Hal ini dapat dibuktikan dari peristiwa sejarah Indonesia yang memberikan gambaran tentang vitalnya peran pemuda yaitu peristiwa sejarah Deklarasi Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928 yang menjadi kunci terbentuknya kekuatan pemuda untuk bersatu melawan penjajahan kolonial Belanda. Dalam deklarasi ini tercapai kesepakatan pemuda Indonesia sebagai pemuda yang bertumpah darah satu, yaitu tanah air Indonesia, sebagai pemuda yang berbangsa satu, yaitu bangsa Indonesia, dan berbangsa satu, banasa Indonesia.231005 d 0 ind  a023.2047/PC/2023 a023.2048/PC/2023 a023.2049/PC/2023 a023.2049/PC/2023 a023.2047/PC/2023 a023.2048/PC/2023 a023.2047/PC/2023 a023.2048/PC/2023 a023.2049/PC/2023 a023.2048/PC/2023 a023.2047/PC/2023 a023.2049/PC/2023